cinta sejati

Selasa, 06 Mei 2014

TEKNOLOGI BRIKET SEKAM PADI
Ir. Dorlan Sipahutar, MP
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau Jl. K. Nasution No 341, Marpoyan. Pekanbaru Telp. 0761 (674206)
Pendahuluan
Sekam padi merupakan lapisan keras yang meliputi kariopsis, terdiri dari belahan lemma dan palea yang saling bertautan, umumnya ditemukan di areal penggilingan padi. Dari proses penggilingan padi, biasanya diperoleh sekam 20 – 30%, dedak 8 – 12 %,  dan beras giling 50 – 63,5% dari bobot awal gabah. Sekam padi sering diartikan sebagai bahan buangan atau limbah penggilingan padi, keberadaannya  cendrung meningkat yang mengalami proses penghancuran secara alami dan lambat, sehingga dapat mengganggu lingkungan juga kesehatan manusia. Sekam memiliki kerapatan jenis bulk density  125 kg/m3, dengan nilai kalori 1 kg sekam padi sebesar 3300 k.kalori dan ditinjau dari komposisi kimiawi, sekam mengandung karbon (zat arang) 1,33%, hydrogen 1,54%, oksigen 33,645, dan Silika (SiO2) 16,98%, artinya sekam dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kimia dan sebagai sumber energi panas untuk keperluan manusia. Kadar selulosa sekam yang cukup tinggi dapat memberikan pembakaran yang merata dan stabil, untuk memudahkan diversifikasi penggunaannya, maka sekam terlebih dahulu melalui proses pembuatan arang sekam kemudian dipadatkan, dibentuk dan dikeringkan, disebut dengan Briket Sekam Padi.
I. Pembuatan Arang Sekam Padi Bahan yang dibutuhkan: a. Sekam padi yang kering, sebagai bahan dasar:
                                 b. Cerobong, sebagai media pembakaran sekam, kapasitas 15  kg/jam:
                                                      c.  Kayu api, sebagai bahan bakar pada proses pengarangan sekam:
                                             
3.Bahan bakar
1.Sekam Padi
2. Cerobong Besi
Cara Membuat: 1. Buat bara api, kemudian bara api ditutup dengan cerobong, seperti pada Gambar 2, diatas. 2. Cerobong ditutupi dengan sekam kering, akibat dari proses pemanasan pada cerobong, pembakaran terjadi tanpa menimbulkan api sehingga lambat laun sekam padi mengalami perobahan warna:
                                           Bila sekam sudah berobah warna menjadi arang sekam, kemudian diangin-anginkan  dan siap dijadikan briket sekam padi:
                                          2. Pembuatan Briket Sekam Padi Secara Manual Bahan : Arang sekam (Gambar 5)           Bahan perekat (tanah liat/kanji)           Bambu, diameter 10 cm dan tinggi 7 cm atau prolon
Cara: a. Encerkan 1 bagian tanah liat/tepung kanji dengan 9 bagian air, kemudian larutan yang terbentuk diambil satu bagian dan ditambahkan 7 bagian
4. Proses Pengarangan
5. Arang Sekam Padi
arang sekam padi dan diaduk hingga merata menjadi adonan yang siap untuk dicetak:                 
                                   b. Adonan dimasukkan kedalam bambu/pralon, lalu dipadatkan dan dikeluarkan dari dalam bambu/pralon secara perlahan-lahan dan selanjutnya dilakukan proses pengeringan:
3. Pengeringan Bahan : ➢ Media penjemuran terbuat dari papan/kayu ➢ Briket sekam padi
Cara : Briket yang sudah dicetak diletakkan secara teratur di atas permukaan kayu  penjemuran yang permukaannya rata. Penjemuran guna pengeringan briket atau mengurangi kandungan air yang terdapat dalam briket sekam dengan sinar matahari
6. Pengadukkan Bahan
7. Pencetakan
Lama proses pengeringan tergantung dari kondisi cuaca/sinar matahari:
                           
Perhitungan Ekonomis: a. Pembuatan Arang Sekam: Belanja Bahan/Biaya Operasional: Sekam kering 500 kg a Rp 100/kg ------------------     Rp   50.000 Cerobong besi 1 buah  a. Rp 225.000,          (umur ekonomis 2 tahun)    --------------------------     Rp    9.375          Bahan Bakar/kayu    ----------------------------------     Rp    5.000          Upah tenaga kerja    ----------------------------------           Rp  70.000            Total belanja bahan/proses --------------------------     Rp 134.375 Produk arang sekam (rendeman 70%) --------150 kg Harga jual arang sekam Rp 150/kg Hasil penjualan/Total Revenue        -------------------------    Rp 225.000
RCR= 1,67
8. Pengeringan Briket Sekam
B. Pembuatan Briket Arang Sekam Belanja bahan/Biaya Operasional: Arang sekam 150 kg a Rp 150 ------------------------   Rp  225.000 Ember plastik 1buah a Rp 30.000 --------------------   Rp   30.000 Alat cetakkan 1 set a Rp 15.000 ----------------------   Rp   15.000 Wadah penjemuran 4 buah a Rp 15.000 (umur ekonomis 2 tahun) -----------------------------  Rp     5.000 Perekat/ 1kali proses ----------------------------------          Rp     5.000  Total                       ----------------------------------- Rp 350.000 Produk briket arang (rendemen 50%) ---------300 batang Harga jual briket arang sekam padi Rp 250/batang Hasil Penjualan  ---------------------------------------------------   Rp 750.000
RCR = 2,14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar